Jumat, 13 September 2013

FILM PENDEK (KEMBAR SIAL)

Cover Film Pendek "KEMBAR SIAL".adobe photoshop

Info Film !
Nama Film       : "KEMBAR SIAL"
Tgl Rilis            : Agustus 2013
Genre Film       : Sci-Non Fi, Romance
Pemeran Utama: Vicky Sanjaya, Ni Putu Novalia T.
Pemeran Lain   : 
Na'imah Dwi K., Ninik Yuniarti, Nira F., Nitih Setyaningrum, Nurul Melisandi, Nurun Nihayah, Oktivika, Ragil Murdiarti, Rani Puspitasari, Rizky Dhini A., Selviana Nur S., Sevena Nur R.D.  Sudrajah W.K., Sukmawati R., Triana Puji U., Umi Prihandini, Yaumil Rahma Ul A., Yulita R., Zuhrotul Jannah, Zulva Wahanani S.
Sutradara         : 
S.Y. Didik, Rizky Dhini A., Sevena Nur Ratna D., dan Sudrajah Warajati K.
Camera Man    : S.Y. Didik
Penulis             : Rizky Dhini A., Sevena Nur Ratna D., dan Sudrajah Warajati K.
Editor Film       : S.Y. Didik
Desain Cover   : Sudrajah Warajati K.
Setting             : 
Kampus 3 Poltekkes Semarang, DIII Gizi. Jl. Wolter Monginsidi, Pedurungan, Semarang.
History            : 
Tugas PKG (Penyuluhan & Konsultasi Gizi), Kelompok 2, Semester IV/ Regular B, mahasiswa jurusan DIII Gizi Poltekkes Semarang.
Sinopsis          :
Film pendek berjudul "Kembar Sial" ini menceritakan tentang dua bersaudara yaitu Parvito (Vicky Sanjaya) dan Jovita (Ni Putu Novalia T.) yang memiliki karakter berbeda. Jovita adalah seorang perempuan cerdas, cerdik, cermat, aktif, disiplin dan juara, berbeda dengan Parvito seorang pemalas, tidak berenergi, mudah kantuk, suka tidur, bangun terlambat, tidak energik, badan 5L (lesu, lunglai, lemah, letih, lelah), sehingga memperngaruhi prestasinya di kampus. Ini disebabkan karena Sarapan Pagi, untuk lebih detailnya dapat Anda lihat di Film Pendek berjudul "Kembar Sial" mengenai pentingnya Sarapan Pagi demi kelancaran aktivitas keseharian Anda.

By Sudrajah Warajati K.
Semarang, 14 September 2013 (11:07 WIB)

Rabu, 17 Juli 2013

Iya, salahku padamu
aku datang dan berpijak terlalu lama
datangku terlambat sampai aku tidak kau dengar
resah, 
ya, begitu menjemukannya
entah apa itu, alasanku seperti ini
ku arahkan atas kesibukan hari-hari mu itu
mungkin kegelisahan dan cemaslah yang mengatakan
aku menunggu, dan kau putar hingga hampir setiap waktu
aku terjatuh dan bangun kembali


Kamis, 30 Mei 2013

Dia lalu lalang 
Terseok-seok mencari kawanan camar 
Resah, 
lama tak jua berpamitan, rindu 
Hampir punah sebuah kepercayaan, 
Akan adanya satu jiwa berpadu ria 
Dia menarik tiap tujuannya, memohon, 
Lepaskan saja sekarang 
Jadi, 
tidak perlulah dia berkeluh kesah 
Tak lagi hujan petir hinggap diatap biliknya 
Meskipun hadir bak tamu bertanya kabar 
Dia tertawa berbahak garam 
Jadi, lepaskan saja. 
Tidak! 
Bukan dia yang berhak bervonis. 
Dia cabut, 
Lalu hanya tembangnya sekarang yang terdengar.

Rabu, 10 April 2013

"TEMBANG" (Puisi)

Dia lalu lalang Terseok-seok mencari kawanan camar Resah, lama tak jua berpamitan rindu Hampir punah sebuah kepercayaan, Akan adanya satu jiwa berpadu ria Dia menarik tiap tujuannya, memohon, Lepaskan saja sekarang Jadi, tidak perlulah dia berkeluh kesah Tak lagi hujan petir hinggap diatap biliknya Meskipun hadir bak tamu bertanya kabar Dia tertawa berbahak garam Jadi, lepaskan saja. Tidak! Bukan dia yang berhak bervonis. Dia cabut, Lalu hanya tembangnya sekarang yang terdengar.